Riwayat KM Tempuh #
Menu Riwayat KM Tempuh menampilkan histori odometer dan jarak yang telah dilalui kendaraan. Data ini digunakan untuk monitoring penggunaan kendaraan, mengetahui total jarak tempuh, menentukan jadwal servis berkala, menjadi referensi pengecekan kondisi, dan memvalidasi penggunaan kendaraan oleh driver.
Informasi yang Ditampilkan #
- Tanggal Catat: tanggal saat odometer dicatat atau diperbarui.
- KM Awal: angka odometer sebelum kendaraan digunakan.
- KM Akhir: angka odometer setelah kendaraan digunakan.
- KM Tempuh: selisih KM Akhir dan KM Awal.
Rumus: KM Tempuh = KM Akhir – KM Awal.
Contoh pada manual: 90.000 KM – 80.000 KM = 10.000 KM.
Pengecekan P2H #
P2H (Pemeriksaan Harian Kendaraan) menampilkan riwayat pemeriksaan sebelum atau sesudah kendaraan digunakan. Pemeriksaan bertujuan memastikan kendaraan layak jalan, aman, dan dapat meminimalkan risiko kerusakan atau kecelakaan. Data biasanya diinput oleh driver atau petugas yang bertanggung jawab terhadap kendaraan.
Fungsi P2H #
- Melihat riwayat pemeriksaan kendaraan.
- Memastikan kendaraan diperiksa sebelum digunakan.
- Mengetahui hasil pemeriksaan.
- Mengidentifikasi kerusakan atau masalah lebih awal.
- Menjadi dasar pembuatan Work Order Perbaikan apabila ditemukan kerusakan.
Informasi yang Ditampilkan #
- No. P2H: nomor pemeriksaan yang dibuat otomatis oleh sistem, misalnya P2H/0002.
- Tanggal Cek: tanggal dan waktu pemeriksaan.
- Jenis:
- Sebelum Operasional.
- Setelah Operasional.
- Pemeriksaan Berkala.
- Pemeriksa: nama petugas atau driver yang melakukan pemeriksaan.
- Ringkasan: jumlah item baik/sesuai standar dan jumlah item yang memerlukan perhatian. Contoh ✓ 9 dan ⚠ 2 berarti sembilan item baik dan dua item bermasalah atau memerlukan tindak lanjut.
- Hasil Akhir:
- Aman Digunakan: kendaraan layak digunakan tanpa perbaikan.
- Perlu Tindak Lanjut: terdapat temuan yang perlu diperbaiki atau diperiksa lebih lanjut.
- Tidak Layak Operasional: kendaraan tidak boleh digunakan sampai perbaikan dilakukan.

Leave A Comment